Listrik di Singapore

Ketika berwisata di Singapura, kemungkinan besar anda akan membawa peralatan elektronik seperti charger, atau laptop. Agar peralatan elektronik anda berfungsi, sebaiknya anda mengetahui seluk beluk listrik di Singapura.

Standard tegangan di Singapura adalah 230 volt/50 hz. Namun bisa dipakai untuk peralatan yang bertegangan 220-240 volt. Jadi secara umum peralatan elektronik dari Indonesia, bisa dipakai di Singapura.

Colokan Kaki Tiga (source: wikipedia.org)

Colokan Listrik

Yang jadi masalah mungkin, adalah colokan listrik di Singapura. Colokan listrik yang standard di Singapura adalah colokan untuk kaki 3, yang kakinya berbentuk kotak.

Berbahagialah bila laptop atau charger anda colokannya sudah berkaki tiga, karena anda tidak perlu pusing lagi dengan masalah listrik.

Beberapa jenis colokan kaki dua bisa masuk ke lubang

Bila colokan yang anda punya adalah kaki 2, anda dapat mencoba mencolokkan dua kakinya di bagian paling bawah (lihat gambar di atas). Biasanya listrik bisa menyala bila muat dan masuk ke dalam lubang tersebut.

Universal AC Adapter

Namun bila colokan kaki 2 anda tidak masuk atau masuk tapi masih tidak mau menyala, maka anda terpaksa menggunakan universal adapter. Anda bisa meminjam adapter ke hotel tempat anda menginap, atau membeli di kios dekat hotel.

Tip bagi orang Indonesia

  • Sebaiknya anda membawa adapter dari Indonesia terlebih dahulu, agar tidak pusing dengan masalah listrik. Ingat universal adapter yang bisa dipakai adalah yang kakinya 3 dan kotak, bukan yang kaki 2 atau silinder.
  • Jangan sembarangan mencolokkan listrik di tempat umum, sebaiknya tanya dulu apakah boleh numpang nyolok di situ.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply