Bagaimana Sistem Sekolah Di Singapura?

sasint / Pixabay

Pernahkah kamu berfikir kenapa banyak rumah sakit di Singapura yang memiliki fasilitas dan tenaga medis yang cakap dan profesional? Ini ditunjang dengan adanya sistem pendidikan di Singapura yang pastinya sangat patut diacungi jempol. Jadi, sudahkan kamu mengetahui tentang bagaimana sistem sekolah di Singapura? Jika masih belum, kali ini kita akan membahas bagaimana sistem sekolah di Singapura tersebut.

Sistem Sekolah Di Singapura

Jika kita tinjau lebih lanjut, ternyata sistem sekolah di Singapura memiliki sedikit perbedaan dengan sistem yang ada di Indonesia. Jika di Indonesia kita mengenal PAUD, TK, SD, SMP dan SMA sedangkan di Singapura akan diterapkan hal yang berbeda lagi. Di Singapura kita mengenal yang namanya pra school, primary school dan secondary school. Kenapa hanya ada 3 sistem sekolah yang berbeda? Berikut akan kita jabarkan lebih detail tentang perbedaan dan bagaimana sistem sekolah di Singapura tersebut.

Pre School

Ini merupakan jenis pendidikan yang biasnaya kita kenal dengan istilah Paud atau TK di Indonesia. Karena, pada dasarnya orang tua bisa memasukkan anaknya di usia berapa saja untuk bisa mengenyam pendidikan pra sekolah ini. Tapi, biasanya, akan dimasukkan di usia 3 hingga 6 tahun untuk usia di pra sekolah.

Pada umumnya, biaya yang diperlukan untuk pendidikan pra sekolah ini masih sangat bisa ditoleransi alias tidak memerlukan biaya yang sangat tinggi. Penyedia layanan pra sekolah ini adalah komunitas dan badan legal di negara Singapura yang pastinya memiliki wewenang untuk membuka lembaga pendidikan untuk anak-anak pra sekolah.

Primary School

Ini merupakan sekolah pertama yang akan dimasuki siswa setelah mengalami pendidikan pra sekolah atau Pre-School. Anak-anak yang masuk ke pendidikan Primary School ini akan menginjak usia 7 tahun, dan pembelajaran akan dijalankan selama 6 tahun kedepan. Jadi, ini sama tingkatannya dengan SD alias sekolah dasar di Indonesia. Umumnya, pada tahapan ini, maka biaya untuk pendidikan akan digratiskan dan ini bersifat wajib. jadi, jika ada orang tua yang tidak memasukkan anaknya ke Primari School akan mendapatkan teguran khusus.

Lain halnya jika para orang tua ingin anaknya mengenyam pendidikan khsuus seperti melakukan Home Schooling. Jika memang tidak ingin memasukkan anak-anak mereka untuk emngenyam pendidikan dasar di sekolah negara, maka mereka harus menyatakan terlebih dahulu. Ada 2 opsi berbedea jika tidak memasukkan anak ke dalam sistem sekolah dasar negara, yakni home schooling dan sekolah agama yang bersifat lebih religius.

Sekolah dasar ini sendiri meamng tersedia untuk 6 tahun, dimana 4 tahun pertama akan dihabiskan untuk pembelajaran dasar dan 2 tahun berikutnya untuk persiapan menuju Secondary School. Pembelajaran utama yang diajarkan di sekolah dasar ini adalah pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa ibu yang digunakan sehari-hari di Singapura beserta pelajaran Matematika. Para siswa bisa memilih jenis pelajaran apa saja yang mereka sukai dan kuasai lebih baik untuk dijadikan paduan dasar melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya.

Secondary School

Untuk masa pendidikan sekolah lanjutan di Singapura ini biasnaya akan dijalankan selama 4 hingga 5 tahun lamanya. Ini mungkin bisa disamakan dengan SMP – SMA di Indonesia. Ketika siswa-siswi telah mengikuti pembelajaran di secondary school maka di tahun akhir mereka akan diuji dengan test. Jika mereka lulus dengan nilai baik, maka mereka bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan Pre-University. Pra Universitas ini sendiri akan dilaksanakan selama 2 hingga 3 tahun lamanya.

Ini merupakan jenis pendidikan yang digunakan untuk menyiapkan para siswa agar bisa melanjutkan jenjang pendidikan mereka menuju Universitas yang diinginkan. Tapi, jika memang tidak ingin mengambil Pre-University ini, maka siswa-siswi tersebut bisa mengambil post-secondary education yang bisa didapatkan di sebuah technical institute atau polytechnic. Namun, jika memilih jenis post secondary education ini, tentunya diharapkan kemampuan yang lebih mendalam bagi siswa-siswi tersebut nantinya.

Boleh dibilang, post secondary education ini adalah SMK alias Sekolah Menengah Kejuruannya Indonesia. Karena ini akan lebih spesifik dan bisa menghasilkan murid yang sudah sedikit matang dan siap untuk terjun di dunia kerja. Namun, jika masih ada siswa-siswi yang gagal pada saat ujian akhir diakhir tahun selama belajar di secondary school, maka bisa mengulang lagi satu tahun berikutnya.

Pre University

Satu lagi sistem sekolah di Singapura yang diharuskan sebelum menginjak Universitas alias meraih gelar mahasiswa adalah Pre University. Ini merupakan pembelajaran yang biasnaya dilakukan selama 2 atau 3 tahun pertama sebelum nantinya murid-murid tersebut akan memilih jurusan apa yang mereka sukai di Universitas Singapura. Namun, sangat disarankan jika ingin melanjutkan pendidikan Universitas di Singapura, maka carilah informasi ketika kamu menginjak kelas 3 SMP atau saat kamu masih berada di kelas 1 SMA.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwasanya sistem pendidikan di Indonesia dan Singapura memiliki sedikit perbedaan. Tidak sedikit siswa-siswi kelas 1 SMA di Indonesia telah mendaftarkan diri mereka di Universitas Singapura. Karena jika mennunggu kelas 2 SMA atau pas lulus SMA maka akan sedikit terlambat di Singapura sendiri. jadi, jika ingin mengikuti bagaimana sistem sekolah di Singapura, kamu harus mencari tahu informasi lebih awal dan melakukan pendaftaran.

Keunikan dan bagaiaman pemerintah Singapura bekerja keras untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan anak-anak mereka inilah yang melahirkan generasi-genari muda yang cerdas dan berbakat. Tidak mengherankan jika banyak yang berhasil ketika menimba ilmu di Singapura. karena, pemerinta Singapura sendiri sudah mencoba meningkatkan sistem pendidikan yang ada dengan mempersiapkan pendidikan secara lebih baik dan matang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.