Jenis dan Cara Kerja Scam di Instanbul Turkey

İstanbul adalah ibukota negara Turkey yang menjadi destinasi wisata dunia karena keindahan keunikannya sudah diketahui oleh masyarakat dunia. Istanbul bagaikan dua sisi mata uang karena lokasinya berada di dua benua, yaitu Asia dan Eropa. Instanbul terkenal cukup aman dan ramah terhadap para wisatawan, tetapi hampir di setiap negara termasuk negara yang aman sekalipun tetap harus waspada karena scam atau oknum oknum yang tidak bertanggung jawab pasti ada. Para scam ini mampu mencemari kota yang terkenal aman dan ramahan seperti İstanbul. Simak jenis dan cara kerja scam di Istanbul Turkey sebagai berikut.

  1. Taxi Scam

Salah satu bentuk scam di Instanbul adalah sindikat taksi. Para traveler yang pertama kali datang ke İstanbul harus berhati-hati terhadap scam taksi ini. Cara kerja scam taksi di instabul turkey antara lain menerapkan argo dengan curang, yaitu memencet tombol di taksi untuk menambahkan biaya. Argo yang dicurangi biasanya berada di bawah, layarnya berwarna biru layarnya, dan bisa dipencet sambil mengganti gigi ketika membawa mobil.

Cara lain yang biasa dilakukan para scam adalah memberhentikan penumpang di tempat yang agak gelap saat perjalanan malam sehingga para penumpang akan sulit untuk memilih uang nominal tertentu untuk membayar taksi. Pada kondisi seperti ini biasanya penumpang akan mengeluarkan uang besar sehingga butuh kembalian, momen ini yang dipakai untuk menipu dengan memberikan uang kembalian yang tidak sesuai dengan ongkos taksi, kemudian supir taksi scam itu kabur. Kasus penipuan lainnya adalah memberi uang palsu untuk kembalian taksi.

Cara lainnya adalah uang yang diberikan oleh penumpang akan disobek tanpa sepengetahuan orang tersebut, kemudian uang itu akan dikembalikan karena uangnya sobek sehingga penumpang akan memberikan uang lainnya dengan nominal lebih besar. Uang dengan nominal besar akan dimanfaatkan oleh scam dengan berpura-pura tidak punya uang kembalian sehingga penumpang akan mengikhlaskan uang kembalian tersebut karena sudah terlalu lama berinteraksi dengan supir tersebut. Para scam taksi ini sering berada di sekitar tempat wisata seperti Sultanahmet Aksaray, Dolmabahce Eminonu, dan lainnya.

Para supir taksi scam umumnya memilih penumpang orang asing yang tidak bisa berbahasa Turki. Orang yang bukan orang Turki sekalipun, tetapi bisa berbahasa Turki biasanya tidak akan diangkut. Para scam tidak mau menyalakan argo karena mereka akan menembak ongkos taksi kepada orang asing karena tidak tahu lokasi yang dituju seberapa jauh. Pisahkan uang nominal besar dan kecil di dompet pada saat naik taksi agar selalu memberi uang pas saat membayar ongkos taksi. Jangan pernah memberi uang besar karena biasanya tidak akan dikembalikan dengan berbagai alasan.

Jika menjadi korban scam supir taksi sebaiknya melaporkan kejadian ini kepada polisi dengan mencatat nomor plat mobil dan mengingat atau memfoto ID Card supir taksi yang biasanya ditempel di dalam mobil taksi.

  1. Scam Kartu Sim Seluler dan Paket Data

Saat membeli kartu sim dan paket data seluler seperti Vodafone biasanya konter atau toko tidak memberikan struk pembelian. Seorang pendatang atau asing, bahkan orang Turki yang baru kembali ke negaranya biasanya membeli kartu sim baru. Penjual tidak akan memberikan struk jika tidak ditanya. Ketiadaan struk membuat para pengguna kesulitan untuk aktivasi kartu sim apalagi mengaktifkan paket data sehingga kartu sim tersebut tidak bisa digunakan. Berhati-hatilah jika membutuhkan kartu sim baru. Lebih baik menyewa alat wifi jika pergi ke Instanbul hanya untuk berwisata.

  1. Scam di Restoran

Berhati-hatilah saat makan di restoran dengan klaim “Get Free Dessert” atau menu gratis lainnya. Ada beberapa restoran yang menyatakan ada makanan dan minuman tertentu yang gratis, tetapi pada kenyataannya para tamu yang datang tetap harus membayar makanan dan minuman tersebut. Banyak orang asing yang tertipu karena seenaknya makan semua hidangan yang dibilang gratis. Bahkan tak jarang mereka tidak menyadari saat membayar makanan. Mereka tidak memerhatikan atau tidak memahami tulisan dalam bahasa Turki sehingga tidak tahu bahwa mereka harus membayar mahal. Sebaiknya tanya dengan jelas makanan dan minuman apa saja yang gratis agar tagihan tidak membengkak.

  1. Scam dengan Modus Perkenalan

Saat berjalan sendirian di Instanbul harus lebih berhati-hati karena bisa saja ada seseorang yang tiba-tiba menyapa. Pada awalnya, mereka bersikap ramah sambil mengajak untuk berkunjung ke pub/club.  Jangan pernah mau menuruti ajakan sesat tersebut karena orang tersebut pasti telah berkomplot dengan pihak pub untuk menjebak wisatawan. Tak lama setelah duduk pasti beberapa botol wine dan minuman keras lainnya disediakan di meja beserta wanita penghibur. Jika memutuskan untuk keluar pub pasti akan dijebak untuk membayar dengan jumlah lira yang sangat banyak. Jika keadaan seperti ini terjadi maka sebaiknya melawan dan mengancam untuk melaporkan hal ini kepada polisi dan kedutaan. Jangan lupa untuk merekam kejadian tersebut agar Anda mempunyai bukti saat melaporkan kejahatan ini kepada polisi dan meminta perlindungan kepada pihak kedutaan.

Itulah 4 jenis scam yang umum terjadi di Istanbul Turki. Pahami cara kerja scam tersebut agar bisa menghindar atau jika sudah terjebak maka harus bisa melarikan diri agar keluar dari masalah tersebut dengan cepat. Sebagian besar orang Turki memang terkenal sangat ramah kepada orang asing sekalipun, tetapi kita harus berhati-hati karena tidak semua orang baik. Banyak orang jahat yang memanfaatkan anggapan kalau orang-orang Turki baik dan ramah sehingga mereka berlaku sama kepada orang asing untuk mengambil keuntungan berupa uang yang banyak. Be careful and smart traveler!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.